Binrohtal 1.341: Jalan Jihad #Binrohtal #Jalan #Jihad

Binrohtal 1.341: Jalan Jihad

Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Selasa (18/1), Pengasuh PP Hidayatul Quran, Sentul, Tembelang, Ustad Yusuf Hidayat, menjelaskan pentingnya bersungguh-sungguh di jalan Allah subhanahu wa ta’ala. ’’Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan,’’ tuturnya mengutip QS Almaidah 35.

Ustad Yusuf lalu cerita Abdullah bin Sa’ad. Ia saudara persusuan Utsman bin Affan. Ia masuk Islam dan menjadi salah seorang juru tulis wahyu, Alquran. Kemudian ia murtad, keluar dari Islam dan menyebarluaskan kabar di tengah-tengah publik, ia mengubah Alquran. Orang-orang kafir Quraisy mempercayainya. Lalu turunlah firman Allah QS Al A’raf 37. Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya?

Rasulullah menghalalkan darahnya untuk dibunuh pada saat pembebasan kota Makkah bersama tiga orang lainnya.

Akan tetapi Utsman bin Affan memintakan ampun kepada Rasulullah.

Kemudian Abdullah bin Sa’ad masuk Islam lagi dan merasakan keagungan memeluk Islam. Ia ikut intens pertempuran menumpas orang-orang murtad. Ia juga pernah bergabung dengan pasukan yang dipimpin Amr bin Ash intens membebaskan berbagi wilayah baru. Ia pernah menjadi komandan pasukan sayap kanan saat pasukan kaum muslimin bergerak menuju Palestina, kemudian menuju Mesir.

Amr bin Ash menugaskannya untuk memimpin pasukan intens rangka untuk menjaga wilayah dataran tinggi Mesir dan daerah-daerah yang sering dilanda bencana banjir. Kemudian Utsman bin Affan mengangkatnya menjadi gubernur atas wilayah dataran tinggi Mesir.

Utsman bin Affan juga pernah mengangkatnya sebagai gubernur seluruh wilayah Mesir.

Ia pernah meminta restu kepada khalifah Utsman untuk membebaskan wilayah Afrika. Utsman menyetujui dan memperkuatnya dengan pasukan yang berjumlah sangat besar. Pasukan bantuan ini dikenal dengan pasukan Al-‘Abadalah. Karena di dalamnya terdapat Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Umar, Abdullah bin Amr, Abdullah bin Zubair, Abdullah bin Ja’far, Hasan, dan Husein. Abdullah bin Sa’ad terus bergerak hingga akhirnya bertemu dengan ‘Uqbah bin Nafi’ di Burqah. Kemudian mereka meneruskan perjalanan menuju wilayah Qardojanah untuk mengalahkan pasukan Romawi di sana.

Abdullah bin Sa’ad sibuk berjihad. Pasukan Romawi berusaha menyerang Afrika Utara melalui jalur laut. Mereka datang dengan menumpang 500 kapal perang. Abdullah bin Sa’ad menghalau mereka dengan kekuatan 200 kapal perang. Akhirnya pasukan angkutan laut Abdullah berhasil mengalahkan pasukan laut Georgerius. Setelah sebelumnya pasukan angkatan Abdullah mengalahkan pasukan angkatan darat mereka.

Abdullah bin Sa’ad sukses membebaskan Afrika dan Cyprus dari penjajahan Romawi.

Juru bicara Georgerius, raja Romawi memaklumatkan kepada publik. Siapa yang berhasil membunuh Abdullah bin Sa’ad, akan diberi imbalan 100 ribu dinar dan akan dikawinkan dengan putri raja.

Abdullah bin Sa’ad berdiri dan memaklumatkan, siapa yang berhasil membunuh Georgerius dan memenggal kepalanya, akan diberi 200 ribu dinar dan dia akan dikawinkan dengan putrinya dan akan diangkat menjadi pegawai di wilayah kekuasaannya. Setelah itu, salah seorang tentara muslim berhasil membunuh Georgerius.

Abdullah bin Sa’ad  meninggal saat menunaikan salat di Asqalan tahun 36 H.

#Binrohtal #Jalan #Jihad