Buku 'Ekonomi Kerthi Bali' Karya Gubernur Koster Raih Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual #Buku #Ekonomi #Kerthi #Bali #Karya #Gubernur #Koster #Raih #Surat #Pencatatan #Kekayaan #Intelektual

Buku ‘Ekonomi Kerthi Bali’ Karya Gubernur Koster Raih Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual

Denpasar – Buku karya Gubernur Bali I Wayan Koster dengan judul ciptaan Buku “Ekonomi Kerthi Bali” Membangun Bali Era Baru meraih sertifikat dan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual (KI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham).

Penyerahan Sertifikat dan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual (KI) diberikan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, Yasonna H. Laoly di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar, Minggu 16 Januari 2022 malam.

Turut menyaksikan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Plt. Dirjen Kekayaan Intelektual, Razilu, Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk, dan Bupati /Walikota se-Bali.

Menparekraf Sandi Uno: Showcase QRIS di Bali Dorong Penguatan Ekosistem Digital

Gubernur Koster menyampaikan apresiasi kepada Kementrian Hukum dan HAM RI, karena telah memfasilitasi secara cepat komponen masyarakat yang mempatenkan kekayaan intelektualnya.

Sehingga tiga tahun kepemimpinan Gubernur Koster, tercatat Kekayaan Intelektual yang sudah dikeluarkan oleh Kemenkumham RI mencapai 149 dengan kategori Kepemilikan Komunal Aktualisasi diri Budaya Tradisional sebanyak 19, Indikasi Geografis sebanyak 6. Kemudian kategori Kepemilikan Personal Hak Cipta 105, Hak Paten 2, dan Hak Merek 17.

Dia menceritakan,setahun yang lalu Menkumham, Yasonna H. Laoly menyerahkan sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal Produk Endek Bali yang sejalan dengan semangat Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tradisional Bali.

Gubernur Wayan Koster: Bali Harus Digerakkan Pemimpin Unggul Berkarakter

Berkat pengakuan Menteri Hukum dan HAM RI dan keluarnya SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 ini, membuat Kain Tenun Endek Bali berkembang cepat, motifnya juga berkembang sangat variatif dan kaya di wilayah Bali.

Karena setiap hari Selasa, dia menghimbau menggunakan busana Endek Bali. Sehingga Endek Bali telah menjadi sumber perekonomian masyarakat Bali.

“Khususnya masyarakat di bawah sampai menengah keatas,” kata Wayan Koster.

Istri Wagub Bali Ingatkan Pakar Kecantikan Peduli Pelestarian Tradisi Adat dan Budaya

Bali banyak terdapat pengiat-pengiat inovatif, kreatif intens bidang pangan, sandang, dan juga industri-industri kerajinan rakyat berbasis budaya.

Namun masyarakat belum tahu, betapa pentingnya Sertifikat dan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual (KI) untuk melindungi karyanya.

Lebih dari itu, kalau karyanya dimanfaatkan oleh orang lain, itu akan mendapatkan nilai ekonomi atau kompensasi. Jadi ini menjadi sumber perekonomian untuk masyarakat.

Ombudsman Bali Berikan Rapor Hijau Pelayanan Publik untuk Tiga Pemkab

“Itulah sebabnya Saya terus mengkampanyekan ini. Kalau punya karya segera daftarkan, pendaftarannya gratis dan kalaupun itu bayar, maka akan disubsidi oleh Pemprov Bali,“ jelasnya.

Secara khusus, Gubernur Koster mengucapkan terimakasih kepada Bapak Menteri, Yasonna H. Laoly karena telah memberikan Sertifikat dan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual dengan buku yang ditulisnya mengenai “Ekonomi Kerthi Bali” Membangun Bali Era Baru.

“Buku ini disusun bersumber dari visi Nangun Sat Kerthi Tempat Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, dan referensinya diambil juga dari Lontar Batur Kalawasan, serta dari nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi,” ungkap Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini.

Bali Pastikan Kesiapan Terima Booster Takaran Ketiga

Menkumham RI, Yasonna H. Laoly menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali, karena memberi perhatian penuh di intens mendaftarkan Kekayaan Intelektual masyarakatnya sebagai salah satu upaya membangkitkan ekonomi masyarakat.

Selama itu, Menteri Yasonna H Laoly mendorong masyarakat Bali untuk terus menggali potensi wilayah, terus berkreasi, berkarya dan berinovasi, serta bersama-sama memahami pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual. Kemudian menjaga kualitasnya, mengembangkannya dan membuatnya semakin bernilai ekonomi tinggi.

Insan OJK Bali Nusra Dituntut Menjaga Integritas dan Profesionalisme

Menurutnya, Bali sangat terkenal dengan industri seni-nya, itulah sebabnya Kami terus mendorong pendaftaran Kekayaan Intelektual. Semakin banyak Kekayaan Intelektual yang dimiliki suatu daerah, maka daerah tersebut akan semakin maju.

“Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, Asosiasi, Para Pelaku Industri, Usaha Kecil dan Menengah harus berperan aktif serta bersinergi intens mempercepat pembangunan ekonomi daerah yang salah satunya dengan pemanfaatan sistem Kekayaan Intelektual,” jelasnya. ***

#Buku #Ekonomi #Kerthi #Bali #Karya #Gubernur #Koster #Raih #Surat #Pencatatan #Kekayaan #Intelektual