Diskoperindag Berau Masih Tunggu Juknis dan Kuota Minyak Goreng Seharga Rp 14 Ribu #Diskoperindag #Berau #Masih #Tunggu #Juknis #dan #Kuota #Minyak #Goreng #Seharga #Ribu

Diskoperindag Berau Masih Tunggu Juknis dan Kuota Minyak Goreng Seharga Rp 14 Ribu

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Melalui Menko Bidang Perekonomian, harga minyak goreng satu harga Ro 14 ribu per liter akan diperjualbelikan hari ini.

Namun demikian, di Kabupaten Berau belum terlaksana harga minyak goreng.

Kepala Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Salim mengakui pihaknya sudah berkoprdinasi dengan provinsi Kaltim.

Saat ini, Berau belum bisa mendapatkan kuotanya, lantaran kuota akan dihitung oleh pihak provinsi dan dibagikan menyeluruh ke Kabupaten dan Kota di Kaltim.

“Kami sudah dapat info tersebut, juga sudah berkoordinasi dengan provinsi. Paling lambat Februari awal sudah masuk dan ada satu harga ya,” bebernya kepada TribunKaltim.Co, Rabu (19/1/2022).

Nantinya minyak goreng seharga Rp 14 ribu khusus untuk minyak goreng label Cemerlang yang langsung diproduksi di Balikpapan.

Baca juga: Mulai Hari Ini Minyak Goreng Satu Harga Rp 14.000 per Liter di Seluruh Indonesia, Beli di Mana?

Baca juga: Harga Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter, Berlaku Mulai Besok 19 Januari, Kemasan 1 hingga 25 Liter

Baca juga: Menko Airlangga Pastikan Minyak Goreng Dapat Dijangkau Masyarakat, Per Besok Harganya Rp 14 Ribu

Salim mengatakan untuk label lainnya belum bisa dipastikan instruksinya melalui provinsi.

“Yang jelas kami dapat informasi, hanya merek cemerlang itu yang seharga Rp 14 ribu. Lainnya menunggu Juknis dulu,” tegasnya.

Sementara ini, pihaknya juga belum mengetahui bagaimana skema penjualannya, apakah dibatasi pembelian per masing-masing warga. Atau dijual secara bebas.

“Kami masih menunggu Juknisnya ya, kalau harga di pasaran masih naik, kalau nanti secara keseluruhan harus menormalkan harga kembali baik yang di pasar atau ritel tentu kami akan tegaskan harus mengikuti aturan,” bebernya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, kepala Perum Bulog Berau, Apriansyah menjelaskan instruksi tersebut juga belum pihaknya terima. Jika memang harus sama rata untuk harga, tentu mereka akan menyesuaikan.

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok Kutai Timur, Cabai Mulai Normal, Minyak Goreng Banyak Dikeluhkan Pembeli

“Kami akan sesuaikan ya, tapi untuk sekarang stok minyak goreng Bulog sudah kosong sejak pertengahan bulan di tahun 2021 lalu,” tutupnya. (*)

#Diskoperindag #Berau #Masih #Tunggu #Juknis #dan #Kuota #Minyak #Goreng #Seharga #Ribu