Gubernur Jatim dorong Pemkab Sumenep fasilitasi pengembangan budi daya srikaya #Gubernur #Jatim #dorong #Pemkab #Sumenep #fasilitasi #pengembangan #budi #daya #srikaya

Gubernur Jatim dorong Pemkab Sumenep fasilitasi pengembangan budi daya srikaya

Sumenep (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong Pemerintah Kabupaten Sumenep memfasilitasi pengembangan budi daya srikaya bagi petani di wilayah itu karena jenis tanaman tersebut berpotensi bisa meningkatkan ekonomi petani setempat.

“Saya melihat di Sumenep ini tanaman buah srikaya sangat bagus. Hasil panen dari pohon yang ditanam dan tumbuh secara alami,” kata Khofifah saat berkunjung ke pasar buah srikaya di Bluto, Sumenep, Jawa Timur, Selasa.

Pada Selasa pagi, Khofifah berkunjung ke Kabupaten Sumenep sebelum memberikan kuliah umum di kampus IAIN Madura di Pamekasan.

Gubernur mengaku menyempatkan diri datang ke Sumenep untuk melihat secara langsung potensi buah srikaya di kabupaten itu setelah melihat di media sosial.

“Makanya saya langsung datang ke sini karena saya sangat tertarik dengan buah srikaya dan ini sebenarnya potensi yang bisa dikembangkan,” katanya.

Oleh karenanya, sambung Gubernur, pihaknya meminta Pemkab Sumenep bisa memfasilitisasi pengambangan budi daya tanaman srikaya tersebut, sehingga bisa menjadi penghasilan alternatif bagi para petani di wilayah itu.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama rombongan berada datang ke Pasar Srikaya di Bluto sekitar 30 menit.

Ia disambut langsung oleh Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah dan langsung mendatangi pedagang srikaya.

Di pasar itu, gubernur memborong buah srikaya jualan para pedagang dan dibagikan kepada rombongan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep yang menjemput kedatangan gubernur serta sejumlah warga.

Terkait permintaan Gubernur Khofifah Indar Parawansa itu, Wabup Sumenep Dewi Khalifah menyatakan pihaknya akan melakukan kajian lebih lanjut dan pembinaan khusus kepada para petani.

“Apabila hasil kajian kita nantinya memang memungkinkan untuk dikembangkan secara massal, tentu pemkab akan memfasilitasinya,” kata wabup.

Tanaman srikaya ini biasanya ditanam di lahan tegal atau perbukitan. Menurut wabup, saat ini luas areal lahan yang ditanami warga untuk budi daya srikaya sebesar 392 hektare dari total keseluruhan lahan kebun/tegal di Kabupaten Sumenep yang mencapai 117.341 hektare.

#Gubernur #Jatim #dorong #Pemkab #Sumenep #fasilitasi #pengembangan #budi #daya #srikaya