Jangan Panik! Stok Vaksin Booster di Kota Malang Masih 10 Ribu Takaran #Jangan #Panik #Stok #Vaksin #Booster #Kota #Malang #Masih #Ribu #Takaran

Jangan Panik! Stok Vaksin Booster di Kota Malang Masih 10 Ribu Takaran

MALANG KOTA – Vaksinasi booster atau dosis ketiga terus digeber Pemkot Malang. Kemarin (18/1), sejumlah pihak menjadi sasarannya. Seperti kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat, Lurah, protokoler, dan awak media. Vaksinasi tersebut digelar di Mini Block Office Malang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif menyebut bila kegiatan itu adalah tindak lanjut dari program vaksinasi booster yang sudah digeber mulai 13 Januari. ”Pada 13 dan 14 Januari lalu vaksinasi dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), terutama untuk lansia,” ujar dia. Sejak Senin lalu (17), setidaknya ada 149 lansia yang telah tervaksin dosis ketiga. Mayoritas mereka mendapat booster vaksin jenis Pfizer. Itu karena para lansia sebelumnya menggunakan vaksin jenis Sinovac untuk dosis pertama dan kedua. Meski telah berjalan, dinkes tak mematok kapan vaksinasi booster untuk lansia bisa selesai.

”Kami juga melihat data jumlah lansia di Kota Malang ini ada 83 ribu orang. Belum lagi stok vaksin yang ada juga akan berpengaruh,” imbuh Husnul. Mantan direktur RSUD Kota Malang itu menambahkan jika stok vaksin Pfizer untuk booster ada 10 ribu dosis. Meski terus menipis, dia memastikan bakal ada dropping tambahan dari pemerintah pusat jika data capaian vaksin telah di-update.

Dropping tambahan dosis vaksin itu bakal disebar ke 16 puskesmas, 20 tempat tinggal sakit, dan 45 klinik. Husnul memastikan bila pihaknya tak akan memaksa fasyankes untuk memberikan vaksin booster jika tenaga vaksinator tak memadai. Yang terpenting menurutnya, vaksinasi reguler harus rampung terlebih dahulu. ”Vaksin booster itu kan ada syaratnya, minimal 6 bulan pasca dosis kedua. Oleh karena itu, saya suruh pihak puskesmas mendata dulu,” imbuh pejabat eselon II-B Pemkot Malang itu.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rampal Celaket dr M. Ali Syahib mengaku masih belum bisa memastikan bila vaksin booster bisa diberikan pihaknya. Sebab saat ini, mereka tengah memprioritaskan vaksinasi dosis pertama untuk anak usia 6 sampai 11 tahun. ”Kami menunggu (jadwal) saja, sambil menyiapkan tenaga vaksinatornya,” kata dia.

Syahib menyebut setidaknya ada 6 tenaga vaksinator yang telah tersertifikasi di tempatnya. Namun bakal ada tambahan nakes lain demi membantu vaksinasi booster ke depannya. Sementara itu, salah satu wartawati yang mendapatkan vaksinasi booster Sylvianita Widyawati, mengaku sempat khawatir sebelum disuntik. Pasalnya jenis vaksin yang disuntikkan kali ini yakni Pfizer. ”Awalnya agak nyeri sedikit, setelah itu baik-baik saja. Sampai saat ini (sore) tidak ada efek,” kata dia. (adn/adk/by)

 

#Jangan #Panik #Stok #Vaksin #Booster #Kota #Malang #Masih #Ribu #Takaran