Media Belajar Pengendalian Emosional #Media #Belajar #Pengendalian #Emosional

Media Belajar Pengendalian Emosional

JOMBANG – Apresiasi mengarsir mamamia dapat dijadikan sebagai media belajar pengendalian emosional anak. Melalui sebuah kompetisi, mereka akan belajar menghadapi kegagalan, menunda kepuasan dan mengatur kemampuan.

”Mereka juga dapat memotivasi diri, mengendalikan emosi,’’ kata Rosidah, ketua Himpaudi Kecamatan Ngoro, kemarin.

Serta mengendalikan hal negatif, seperti kemarahan, keraguan, rasa kurang percaya diri dan kemampuan memusatkan perhatian intens hal positif. ’’Pengendalian emosi dapat membuat anak lebih siap menghadapi perkembangan dan kemajuan intens pendidikan,’’ ucapnya.

 Apalagi intens proses belajar itu didampingi ibu. Ibu dapat memberikan pengertian mengenai sebuah konsep menang dan kalah.

Kepala KB Kartini Rejoagung Kecamatan Ngoro ini sudah bergelut dengan PAUD sejak 15 tahun yang lalu. ’’Profesi guru PAUD adalah profesi yang lillah,’’ ungkapnya. Tidak melihat berapa besar gaji yang diterima, karena di dalamnya ia menemukan kegiatan yang menyenangkan, menyehatkan, cerdas, kreatif, berpijak pada iman dan takwa.

”Yang penting saya mengajar ikhlas untuk anak usia dini yang sangat saya cintai,’’ jelasnya. Dia berjuang dengan harapan demi masa depan anak-anak usia dini agar lebih baik lagi.

Dia punya kiat agar menyenangkan dan semangat intens mengajar. Yaitu dengan menumbuhkan kasih intens diri anak. Membiasakan bersikap jujur dan menumbuhkan sikap menghargai orang lain. ”Menumbuhkan rasa tanggungjawab pada anak, mendidik anak bersikap sopan dan mengenalkan anak pada konsekuensi dari perbuatan yang mereka lakukan,” urainya.

#Media #Belajar #Pengendalian #Emosional