Polres Boyolali Hancurkan 300 Knalpot Brong Hasil Razia #Polres #Boyolali #Hancurkan #Knalpot #Brong #Hasil #Razia

Polres Boyolali Hancurkan 300 Knalpot Brong Hasil Razia

BOYOLALI Satlantas Polres Boyolali berhasil menyita 300 knalpot brong dan 200 motor tidak berstandar selama Juli 2021 hingga Januari ini. Knalpot tersebut dimusnahkan dengan dipotong menggunakan alat pemotong besi. Sedangkan 200 sepeda motornya masih dalam proses persidangan.

Ratusan knalpor brong dengan berbagai bentuk tersebut bertumpuk di halaman Satlantas Polres Boyolali. Ratusan motor modifikasi juga memadati area parkiran belakang. Akhirnya knalpot brong hasil modifikasi tersebut dipastikan berakhir di tiga gergaji kecil untuk memotong besi. Tampak palu presisi juga digunakan untuk memukul knalpot hingga penyok.

Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond mengatakan sebanyak 300 knalpot brong dan 200 sepeda motor tak sesuai SNI ini didapat dari rangkaian razia di sejumlah lokasi.

”Kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Karena banyak aduan dari masyarakat yang mengeluhkan suara bising dan mengganggu konsentrasi pengendara lain yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas (Laka Lalin,red),” jelasnya, Selasa (18/1).

Morry menjelaskan, laka lantas akibat knalpot brong maupun sepeda motor tak ber SNI ini cukup tinggi. Bahkan fatalitas korban juga naik dengan banyaknya pengendara yang meninggal dunia. Razia ini dilakukan tidak hanya bersifat parsial, namun juga karena adanya aduan. Termasuk di lokasi yang dijadikan tempat balap liar atau street race.

Selain itu, knalpot brong ini disita dari pengendara yang mayoritas masih remaja. Bahkan ada juga yang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). Tak hanya memodifikasi knalpot brong, mereka juga menggunakan ring ban cacing yang tidak sesuai standar. Hal tersebut sangat membahayakan karena tidak sesuai dengan spek pabrikan.

”Rata-rata yang memakai knalpot brong itu usia 15-16 tahun juga ada. Maka tidak hanya kami tindak pelanggaran itu saja, juga termasuk dia belum punya SIM. Maka kami juga lakukan upaya preventif dengan melakukan himbauan di tempat umum maupun sekolah untuk tertib berlalin,” jelasnya.

Penindakan ini juga berlaku bagi mobil dengan knalpot modifikasi. Pelanggar dikenakan sanksi sesuai dengan UU Lalu lintas dengan ancaman pidana kurungan maksimal 1 bulan dan atau denda Rp 250 ribu. Sedangkan proses persidangan untuk 200 kendaraan modifikasi terus bergulir.

”Kami imbau seluruh masyarakat untuk mematuhi tatib lalin, serta berperilaku berlalu lintas yang santun dengan menghargai kenyamanan pengendara lainnya. Tetap gunakan sepeda motor sesuai standar pabrikan, terutama bagi anak-anak remaja,” katanya. (rgl/adi/dam)

#Polres #Boyolali #Hancurkan #Knalpot #Brong #Hasil #Razia