Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Kalsel Ternak Burung Puyuh Petelur #Warga #Binaan #Lapas #Narkotika #Karang #Intan #Kalsel #Ternak #Burung #Puyuh #Petelur

Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Kalsel Ternak Burung Puyuh Petelur

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA –  Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan budi daya Burung Puyuh.

Mereka itu tergabung dalam program kemandirian di bawah Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Narkotika Karang Intan di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Peternakan Burung Puyuh menjadi salah satu program baru yang terus dikembangkan oleh Lapas Narkotika Karang Intan.

Ini untuk memfasilitasi warga binaan dengan berbagai aktifitas positif yang dapat dipilih, selama menjalani masa pidana di Lapas Narkotika Karang Intan.

Kasubsi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja (Bimker Lohasker), Ferry Maydani, mengungkapkan, peternakan Burung Puyuh ini merupakan program kemandirian. Dan, baru pertama kali ini dilaksanakan.

Baca juga: Kabupaten Banjar Kedatangan 11 Dokter Internship, Bertugas di Puskesmas Gambut

Baca juga: Rumah Ambles di Manarap Kabupaten Banjar, Intakindo Kalsel Duga Hal ini Penyebabnya

“Karena masih awal dan baru mencoba, jadi kita mulai dengan 50 ekor burung puyuh, dari jumlah tersebut, perharinya bisa menghasilkan 30 hingga 35 butir telur, burung puyuhnya sendiri masih belajar bertelor, dan warga binaan di sini belajar merawatnya, dibimbing oleh petugas kita secara mandiri, jadi sama-sama belajar,” ujar Ferry.

Ada 15 orang warga binaan di peternakan, terbagi pada masing-masing tanggung jawab, ada yang bagian kebersihan kandang, memberi pakan, maupun panen telurnya.

Burung-burung puyuh yang menghuni kandang berukuran kurang lebih 200 x 60 meter tersebut, tersusun rapi dan bersih, diberi penerangan khusus dengan lampu agar burung-burung tetap hangat.

Kandang tersebut berada terpisah pada salah satu area di peternakan agar tidak kehujanan maupun kepanasan, serta menghindari dari terserang berbagai penyakit.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Wahyu Susetyo, berharap, pembinaan yang diselenggarakan selama ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga binaan.

Baca juga: VIDEO Jembatan Pulau Pingaran Ilir Astambul Kabupaten Banjar Putus, Akses Warga Terganggu

Baca juga: Diduga Tak Sesuai Prosedur, Sejumlah Personel Polres Banjar Diperiksa Bid Propam Polda Kalsel

Utamanya, sebagai bagian dalam menyiapkan diri saat bebas dan kembali ke masyarakat nantinya.

Sedangkan seorang warga binaan, Andriani, mengungkapkan, mengelola Burung Puyuh membuat waktu menjadi tidak berasa.

“Kurang lebih sudah satu tahun ikut di peternakan. Saya bagian membersihkan kandang, mengambil telur-telurnya. Juga memberi pakan burung-burung, biasa pagi dan siang, dengan bama khusus untuk burung puyuh,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

#Warga #Binaan #Lapas #Narkotika #Karang #Intan #Kalsel #Ternak #Burung #Puyuh #Petelur