Kenapa Pelangi Berbentuk Setengah Lingkaran? Begini Penjelasannya #Kenapa #Pelangi #Berbentuk #Setengah #Lingkaran #Begini #Penjelasannya

Kenapa Pelangi Berbentuk Setengah Lingkaran? Begini Penjelasannya

Jakarta

Pelangi hanya bisa dilihat jika kamu berada di antara matahari dan tetesan air. Saat berada di tengah keduanya, kamu akan melihat pemandangan pelangi yang melengkung membentuk busur. Apakah detikers kenapa bentuk pelangi setengah lingkaran?

Pelangi adalah fenomena berbentuk busur atau setengah lingkaran warna-warni yang bisa dilihat ketika cahaya dari sumber yang jauh jatuh di atas kumpulan tetesan air. Karena itu, pelangi bisa dilihat saat cahaya matahari menyinari tetesan hujan, semprotan air, air terjun, hingga kabut, seperti dikutip dari Encyclopaedia Britannica.

Kenapa Pelangi Setengah Lingkaran

1. Matahari lebih rendah di langit

Pelangi paling sering terlihat ketika sinar matahari mengenai tetesan air hujan yang jatuh dari awan hujan yang jauh. Umumnya, pelangi hanya di pagi hari atau sore hari. Ketika matahari terlalu jauh di atas cakrawala atau saat siang hari, tidak ada pelangi yang terlihat.

Namun, ketika matahari lebih rendah di langit, sebagian busur pelangi menjadi terlihat. Padahal, jika matahari cukup rendah dan kamu berada di tempat yang cukup tinggi, maka pelangi bisa terlihat melingkar. Fenomena ini bisa dilihat ketika kamu di puncak gunung, pesawat terbang, dan lain-lain.

2. Pembiasan pantulan sinar matahari ke tetesan hujan

Pelangi setengah lingkaran juga disebabkan pembiasan, atau pembengkokan, dan pantulan cahaya matahari yang masuk ke tetesan air hujan. Sinar matahari yang di mata kita terlihat berwarna putih sebenarnya terdiri dari semua warna. Nah, di dalam tetesan hujan, cahaya putih matahari dipisahkan menjadi warna-warna penyusunnya dan dipantulkan lagi ke arah mata.

Karena itu, kita melihat warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Sinar merah membuat sudut sekitar 42 derajat dengan sinar matahari, sementara sinar berwarna lainnya membuat sudut yang lebih kecil berturut-turut. Karena itu, bentuk pelangi setengah lingkaran dengan tiap warna memiliki busur lebih kecil di dalamnya.

Urutan warna pelangi pertama kali ditemukan Isaac Newton. Ia bereksperimen dengan menguraikan sinar matahari menggunakan prisma. Percobaan ini dilakukan dengan cara membiaskan cahaya putih pada prisma kaca, yang menghasilkan penguraian cahaya putih menjadi tujuh komponen warna, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Rupanya, urutan warna pada pelangi seperti yang kita kenal sekarang juga bisa dijelaskan secara ilmiah. Baca selengkapnya DI SINI.

Simak Video “Satelit SpaceX Jatuh dari Orbit Usai Dihantam Badai Matahari
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

#Kenapa #Pelangi #Berbentuk #Setengah #Lingkaran #Begini #Penjelasannya